Desain sistem pembelajaran
merupakan upaya yang dilakukan untuk menciptakan proses belajar dan kinerja
yang optimal, baik untuk individu maupun organisasi dalam sistem pendidikan
formal maupun non-formal. Prosedur desain sistem pembelajaran dapat
diaplikasikan mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai jenjang pendidikan
tinggi.
Tujuan desain sistem pembelajaran
adalah menciptakan aktivitas dan program pembelajaran yang efektif, efisien, dan
menarik. Desain sistem pembelajaran perlu diimplementasikan secara sistematik
dan sistematis agar dapat memberikan dampak yang optimal terhadap proses dan
program pembelajaran. Dalam prakteknya desain sistem pembelajaran dapat
diterapkan/ diimplementasikan pada semua jenjang dan satuan pendidikan, baik
formal dan non-formal.
Implementasi prosedur desain sistem pembelajaran dalam jenjang dan satuan pendidikan dapat dilakukan pada skala mikro, messo dan makro. Pada skala mikro, prosedur desain sistem pembelajaran dilakukan dalam waktu yang relatif pendek, misalnya rancangan kegiatan pembelajaran yang bersifat harian (daily process). Pada skala messo, prosedur desain sistem pembelajaran dilakukan untuk jangka waktu satu semester atau lebih. Pada skala makro, desain sistem pembelajaran diaplikasikan pada pengembangan organisasi atau sistem.
Setiap model desain sistem
pembelajaran memiliki ciri khas tersendiri untuk dapat digunakan sesuai dengan
karakteristik sistem pendidikan tempat model tersebut diimplementasikan.
Pola pikir komponen-komponen yang
terdapat dalam desain sistem pembelajaran biasanya digambarkan dalam bentuk
model yang direpresentasikan dalam bentuk grafis atau flow chart. Model desain sistem pembelajaran biasanya menggambarkan
langkah-langkah atau prosedur yang perlu ditempuh untuk menciptakan aktivitas
pembelajaran yang efektif, efisien dan menarik.
Menurut Morisson, Ross, dan Kemp
(2001), model desain sistem pembelajaran ini akan membantu anda “sebagai
perancang program atau kegiatan pembelajaran” dalam memahami kerangka teori
dengan lebih baik dan menerapkan teori tersebut untuk menciptakan aktivitas
pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Model desain sistem pembelajaran
berperan sebagai alat konseptual, pengelolaan, komunikasi untuk menganalisis,
merancang, menciptakan, mengevaluasi program pembelajaran dan program
pelatihan.
Pada umumnya setiap desain sistem
pembelajaran memiliki keunikan dan perbedaan dalam langkah-langkah dan prosedur
yang digunakan. Perbedaan juga kerap terdapat pada istilah-istilah yang
digunakan. Namun demikian, model-model desain tersebut memiliki dasar prinsip
yang sama dalam upaya merancang program pembelajaran yang berkualitas.
Beberapa
bentuk model desain sistem pembelajaran diantaranya adalah model Desain Sistem
Pembelajaran Jerol E. Kemp, Dick and Carey, Assure, Gerlact and Allie,
Bella and Bannaty, Addie.Oleh : La Ode Subhan Malik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar